Bupati Barito Utara: Ramadhan 1447 H, Momentum Introspeksi Diri dan Penguatan Kesetaraan Umat di Muara Teweh

thumbnail

MUARA TEWEH – Dalam suasana penuh kekhusyukan bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, menyampaikan pesan mendalam yang menyentuh hati umat. Saat melaksanakan shalat Isya dan Tarawih berjamaah di Masjid At-Taqwa Muara Teweh, Minggu (22/2/2026) malam, beliau menegaskan kembali esensi fundamental dari ajaran agama: bahwa di hadapan Allah SWT, segala bentuk kedudukan dan jabatan duniawi tidaklah menjadi pembeda. Pesan ini menggarisbawahi pentingnya kesetaraan dan kerendahan hati dalam beribadah.

H. Shalahuddin secara lugas menjelaskan bahwa di dalam saf shalat, tak ada sekat yang memisahkan antara seorang pemimpin dengan rakyatnya. Semua berdiri sejajar sebagai hamba yang sama, menghadap Kiblat yang sama, dan bersama-sama mengharapkan ridha serta ampunan dari Sang Pencipta. Filosofi ini, menurutnya, adalah cerminan nyata dari nilai-nilai persaudaraan dan keadilan yang harus senantiasa diaplikasikan dalam kehidupan bermasyarakat, baik di lingkungan Kabupaten Barito Utara maupun secara lebih luas.

Bulan Ramadhan, kata Bupati, bukanlah sekadar ibadah musiman yang hanya dilakukan setahun sekali. Lebih dari itu, ia adalah sebuah momentum emas, sebuah madrasah spiritual yang diberikan Allah untuk melatih kesederhanaan, keikhlasan, dan kesabaran. Melalui setiap rakaat Tarawih, umat diajak untuk melakukan introspeksi mendalam, memperbaiki diri, serta meningkatkan kualitas keimanan dalam mendekatkan diri kepada Sang Khalik. Ini adalah kesempatan tak ternilai untuk membersihkan hati dan jiwa.

Menggarisbawahi keutamaan bulan suci, H. Shalahuddin juga mengingatkan bahwa Ramadhan adalah "bulan yang lebih baik dari seribu bulan." Kesempatan ini, imbuhnya, patut disyukuri dan dimanfaatkan secara optimal untuk memperbaiki diri, meningkatkan ketakwaan, dan mempererat tali silaturahmi antar sesama. Setiap ibadah dan kebaikan yang dilakukan di bulan ini diharapkan membawa keberkahan berlipat ganda, menjadi bekal untuk kehidupan di dunia dan akhirat.

Dalam kesempatan yang inspiratif tersebut, Bupati Barito Utara turut mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan masjid dan mushalla sebagai pusat-pusat energi positif dan pembinaan umat. Beliau berharap agar nilai-nilai luhur keagamaan yang terpupuk selama Ramadhan dapat semakin mengakar kuat dan tercermin dalam setiap aspek kehidupan sehari-hari, mulai dari lingkungan keluarga yang harmonis hingga terciptanya masyarakat yang saling peduli, rukun, dan bergotong royong.

Sebagai penutup, Bupati Shalahuddin menyerukan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan Ramadhan 1447 Hijriah sebagai titik tolak perubahan yang fundamental. Perubahan ini meliputi menjadi pribadi yang lebih jujur, membangun fondasi keluarga yang lebih harmonis, serta menciptakan lingkungan sosial yang solid dan penuh kepedulian. "Semoga setiap langkah kita menuju rumah ibadah dicatat sebagai amal kebaikan yang melimpah dan membawa kedamaian serta keberkahan bagi seluruh wilayah Kabupaten Barito Utara," pungkas beliau, menegaskan visinya untuk masyarakat yang berakhlak mulia dan sejahtera.

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال