Dari Masjid ke Pelosok Desa: Komitmen Bupati H Shalahuddin Membangun Barito Utara di Bulan Suci Ramadan

thumbnail

Bulan suci Ramadan senantiasa menjadi momen istimewa bagi umat Islam untuk merenung, beribadah, dan mempererat tali silaturahmi. Di Kabupaten Barito Utara, semangat Ramadan ini digaungkan kuat oleh Bupati H Shalahuddin yang menegaskan bahwa ibadah shalat tarawih bukan sekadar rutinitas sunnah, melainkan sebuah sarana powerful untuk memperkuat keimanan, melipatgandakan amal kebaikan, serta mempererat kebersamaan antarumat. Pernyataan mendalam ini disampaikan Bupati saat Safari Ramadan perdananya, tepatnya ketika ia melaksanakan shalat tarawih berjamaah bersama ribuan masyarakat di Masjid Al Muthaminnah Dermaga Muara Teweh, yang menjadi bukti nyata sinergi antara pemimpin dan rakyat pada momen spiritual tersebut.

Dalam suasana khusyuk tersebut, Bupati H Shalahuddin menyoroti esensi mendalam dari shalat tarawih. Menurutnya, saat semua jamaah berdiri sejajar di hadapan Allah SWT tanpa memandang jabatan, kedudukan, atau latar belakang sosial, ibadah ini secara intrinsik mempromosikan persamaan dan persatuan. "Shalat tarawih bukan hanya sekadar ibadah tambahan; ini adalah jembatan untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta, melatih ketabahan dan disiplin spiritual, serta secara signifikan memperkuat nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat kita," tegas Bupati. Fenomena peningkatan jumlah jamaah Maghrib yang berlanjut pada shalat tarawih di berbagai masjid dan musala di Barito Utara selama Ramadan adalah bukti nyata akan semangat memakmurkan rumah ibadah yang patut diacungi jempol dan menjadi cerminan kekuatan iman masyarakat setempat.

Komitmen Bupati H Shalahuddin untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat tidak berhenti di masjid. Beliau juga menggarisbawahi pentingnya program Safari Ramadan sebagai wujud nyata kehadiran dan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kabupaten Barito Utara. Dengan target memulai perjalanan dari wilayah kecamatan terjauh seperti Gunung Purei, dan akan berlanjut ke desa-desa serta kecamatan lain di seluruh penjuru Barito Utara, inisiatif ini menunjukkan perhatian serius pemerintah terhadap seluruh warganya, tanpa terkecuali. "Insya Allah, dalam dua hari ke depan, Safari Ramadan akan kita awali dari wilayah yang paling jauh, yakni Kecamatan Gunung Purei. Ini adalah bentuk nyata perhatian dan komitmen kami untuk memastikan bahwa kehadiran pemerintah dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat hingga ke pelosok desa," imbuhnya, menggarisbawahi pentingnya pemerataan pembangunan dan pelayanan.

Melalui momentum suci ini, Bupati berharap terjalinnya sinergi yang lebih kuat antara jajaran birokrasi Pemerintah Kabupaten Barito Utara dengan seluruh elemen masyarakat. Kebersamaan dan kolaborasi ini dianggap sebagai fondasi esensial dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan serta peningkatan kesejahteraan yang merata. Pesan Bupati H Shalahuddin sangat jelas: semangat Ramadan harus diterjemahkan menjadi aksi nyata dalam membangun Barito Utara yang lebih baik, di mana keimanan diperkuat, kebersamaan dijaga, dan setiap warga merasakan sentuhan pembangunan yang adil dan merata. Inilah makna sesungguhnya dari Ramadan di Barito Utara, sebuah bulan yang menginspirasi tindakan nyata untuk kemajuan daerah.

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال