Integritas dan Efisiensi: Bupati Barito Utara Ajak ASN Bangun Super Tim untuk Tata Kelola Anggaran dan Pencegahan Korupsi

thumbnail

Muara Teweh, Barito Utara – Dalam sebuah apel gabungan yang sarat makna, Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, belum lama ini menyampaikan pesan penting kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Barito Utara. Pesan tersebut berpusat pada urgensi soliditas, integritas, dan semangat kolaborasi untuk mewujudkan pemerintahan yang tangguh dan akuntabel. Bupati secara tegas mengajak seluruh jajaran ASN untuk tidak hanya sekadar bekerja, melainkan bertransformasi menjadi sebuah "super tim" yang hebat dan tidak ada yang berdiam diri menonton.



Konsep "super tim" ini bukan sekadar retorika. Bupati Shalahuddin menjelaskan bahwa setiap individu, mulai dari dirinya sendiri, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, para asisten, hingga Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), memiliki peran vital dan harus bergerak aktif. Ia menekankan bahwa kekuatan sebuah tim akan menentukan kualitas hasil yang dicapai. Di tengah tantangan pembangunan yang semakin kompleks dan kapasitas anggaran daerah yang signifikan, perhatian publik terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Barito Utara juga semakin meningkat. Oleh karena itu, penting bagi seluruh ASN untuk menunjukkan kinerja yang sepadan dengan besarnya kepercayaan dan alokasi anggaran yang telah diberikan, bukan justru menjadi bumerang yang tidak mampu menjawab persoalan mendasar masyarakat.



Fokus utama lainnya yang disoroti Bupati adalah perbaikan tata kelola keuangan pemerintah daerah. Ia mengingatkan akan pentingnya evaluasi yang jujur terhadap opini Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD). Dengan memahami kategori opini seperti Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), Wajar Dengan Pengecualian (WDP), Tidak Wajar, atau bahkan Disclaimer, ASN diajak untuk terus berupaya mencapai standar tertinggi dalam pengelolaan anggaran. Kualitas opini LKPD secara langsung mencerminkan transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas dalam penggunaan dana publik, yang pada akhirnya berdampak pada kesejahteraan masyarakat Barito Utara.



Tak hanya itu, Bupati juga menyoroti indeks Monitoring Center for Prevention (MCP) atau indeks pencegahan korupsi daerah yang masih berada di kisaran 71–72. Angka ini dinilai masih jauh di bawah rata-rata provinsi yang melampaui 80, apalagi target nasional yang berada di atas 90. Kondisi ini menjadi sinyal peringatan keras bagi seluruh elemen pemerintahan. Indeks MCP yang rendah dapat berimplikasi pada pengawasan yang lebih ketat dari lembaga-lembaga terkait. Oleh karena itu, Bupati mengajak seluruh jajaran untuk segera memperkuat sistem pencegahan korupsi, meningkatkan integritas, mengoptimalkan pengawasan internal, dan membangun budaya kerja yang bersih serta transparan di setiap lini birokrasi.



Menutup arahannya, Bupati Shalahuddin menegaskan ambisinya untuk menjadikan ASN Barito Utara sebagai ASN terbaik di Indonesia. Visi ini akan tercapai melalui pembentukan sebuah tim yang solid, profesional, dan berintegritas tinggi, yang mampu memberikan pelayanan publik prima. Selain fokus pada kinerja, Bupati juga tak lupa menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan kepada seluruh umat Muslim, mengajak untuk menghidupkan kegiatan ibadah di masjid dan musala, bahkan membuka rumah jabatan Bupati untuk salat berjamaah. Pesan penutupnya adalah doa bersama agar senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan, keselamatan, dan kemudahan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat, demi kemajuan Barito Utara yang lebih baik.

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال