Komunitas Penulis Barut Hadiri Festival Pantun ASEAN di Padang

thumbnail



PADANG - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berkolaborasi dengan Komunitas Penyala Literasi Sumatera Barat dan SIP Publishing menggelar Festival Pantun ASEAN, Jelajah Literasi, dan Apresiasi Literasi yang melibatkan pegiat literasi dari tiga negara, yakni Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Kegiatan ini berlangsung pada 3–4 April 2026 di Auditorium Istana Gubernur Sumatera Barat, Padang.

Rangkaian kegiatan tersebut meliputi penulisan lebih dari 3.000 pantun, penerbitan buku pantun ASEAN, jelajah warisan literasi Ranah Minang, talkshow sastra, hingga malam penganugerahan. Mengusung tema “Gema Pantun di Ranah Minang, Menenun Kata Menjalin Persaudaraan”, kegiatan ini diikuti sekitar 200 peserta dari berbagai provinsi di Indonesia serta perwakilan dari Malaysia dan Singapura.

Fitria Yunita dari Komunitas Penulis Barito Utara turut diundang dalam kegiatan tersebut sebagai penerima apresiasi. Ia juga berkesempatan tampil berbalas pantun bersama peserta dari tiga negara.

Ketua panitia kegiatan, Eka Teresia, S.Pd., M.M., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan upaya untuk melestarikan sastra, khususnya pantun, agar tetap hidup dari generasi ke generasi, terlebih Ranah Minang dikenal kaya akan warisan sastra. Komunitas Penyala Literasi Sumatera Barat yang beranggotakan pelajar, guru, dan sastrawan berkomitmen untuk melaksanakan kegiatan serupa secara rutin.

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Asisten II juga menyatakan dukungan penuh terhadap program tersebut dan siap memberikan fasilitasi.

"Kegiatan ini patut diapresiasi apalagi panitia penyelenggara melibatkan peserta didik dari Sekolah Penggerak Literasi di Sumbar yg menunjukkan bahwa sastra dicintai oleh generasi muda," kata Fitria. "Luar biasa sambutan panitia, semuanya benar-benar dipersiapkan dengan maksimal dan meriah," imbuhnya.

Sebagai penutup, kegiatan festival pantun ASEAN, jelajah literasi, dan penerimaan apresiasi literasi tersebut juga diisi dengan sesi foto bersama Bunda Literasi Sumbar, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sumatera Barat, Asisten II Pemprov Sumbar, serta perwakilan peserta dari empat negara. (Angf/tim)

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال